Minggu, 09 Juni 2013

Hari baru .

Saat aku membuat tulisan ini Air langit turun begitu deras
Petir menyambar -nyambar , gemuruh begitu keras menggelegar seolah ingin menunjukan pada ku
Dia begitu kuat .
Tapi aku tak beranjak dari tempat duduk ku .

Peri putih ku ,,,
kau tau ..? Hati ku memebisikan sesuatu pada perasaan ku , Perasaan cinta yang telah lama tertidur begitu pulas .
Dan seolah- oleh perasaan itu terbangun , Tapi masih samar , semua menjadi kurang jelas .

Aku seperti siap, seolah mampu membagi dunia ku bersamanya , Dunia penuh kesetiaan tanpa janji- janji yang belum tentu mampu terpenuhi .
Aku seperti kaktus kecil yang tumbuh di padang pasir , lalu ada seorang petualang mengambil ku dan meletak kan ku pada pot kecil di dekat jendela kamar nya .

Dan tau kah kamu peri putih ku ...?
Mata ku tertutup kabut , benar- benar samar .
seperti bayang- bayang .
Saat jari jemari ku meraih jemari nya , lalu kami berlari ...
Kami .. ? siapa dia ..? Semua ini  membuat aku ingin tau .

Tapi peri putih ku ...
Aku belum ingin menyibak tirai penghadang pandangan ku .
Aku ingin semua tetap samar . sampai ,,,
Sampai Tuhan yang maha tahu Memperlihatkan semuanya .

Aku belum ingin berharap , aku belum ingin bercinta lagi ,
Sesuangguhnya , ribuan tanya bersarang di otak bodoh ini.
Tapi hati ku belum ingin mencari tahu apa jawabnya .
Seperti teka teki dan Rahasia .

Bukan kah tidak ada yang sempurna di dunia ini
Tapi ketika aku berpeluk nanti , aku berharap aku telah jatuh cinta sejak lama
Pada orang yang tepat .

Aku mengerti , Aku sangat tahu , Semua ini belum saatnya
Akan datang masa itu, masa di mana Allah akan menyatukan cinta untuk cinta karena cinta .
Dan aku percaya Semua akan indah pada waktunya .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar